Maksudnya: "Satu tempat di syurga yang sebesar cemeti lebih baik daripada dunia dan seisinya." Riwayat al-Bukhari (6415) Manakala dalam hadis daripada Abdullah R.A, Nabi SAW bersabda: الْجَنَّةُ أَقْرَبُ إِلَى أَحَدِكُمْ مِنْ شِرَاكِ نَعْلِهِ وَالنَّارُ مِثْلُ ذَلِكَ Artinya, "Kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal." (QS. Al'Ala: 17) Jadi dilihat dari bagaimana orang bersikap terhadap kepentingan dunia dan akhirat, kita bisa mengklasifikasikannya ke dalam empat tipe, yakni: Pertama, orang yang menyamakan dunia dengan akhirat. Kedua, orang yang lebih mengutamakan dunia daripada akhirat. Dan kehidupan akhirat yakni surga adalah lebih baik dan lebih kekal. Dan siapa yang memilih, mendahulukan kehidupan dunia akan mendapat celaan dari ayat di bawah ini: بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا. Sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia, (Q.S. Al-A'lā : 16 ) Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi, sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. [al-A'la/87:16-17]. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah membuat perbandingan antara dunia dan akhirat. Dari Khaitsamah, dikatakan kepada Nabi ﷺ, "Jika engkau mau, akan kami berikan perbendaharaan dunia dan kunci-kuncinya, sesuatu yang belum pernah diberikan kepada seorang nabi pun sebelummu, dan seorang pun setelahmu. Kami tidak akan mengurangi jatahmu di sisi Allah". 65xw9vb.

akhirat lebih baik daripada dunia