Question1. SURVEY. 30 seconds. Q. "Sebuah istilah di bahasa Indonesia yang mengedepankan aktivitas kreatif pada konteks berbahasa Inggris yang biasa dinamakan dengan musik baru. Musik yang tidak memakai alat musik asli, namun alunan musik yang di hasilkan cukup baik seperti memakai alat musik aslinya seperti memainkan musik dengan kaleng, pipa. Halitu dikarenakan tujuan penciptaan dari puisi yang satu ini adalah untuk menyampaikan tujuan dan gagasan. Di Indonesia, ada beberapa tokoh yang menginisiasi muncul bentuk puisi kontemporer, diantaranya yaitu: 1. Sutardji Calzoum Bachri, terkenal dalam karyanya O, Amuk, dan O Amuk Kapak. 2. sungguhdihargai sebagai salah satu musisi bertalenta yang menghidupi seni musik secara mendalam. Endah (2008: 324) menyebutkan bahwa Titiek bukan semata pencipta lagu, bukan semata penyanyi. Tapi dia adalah seniman brilian yang mengerti bagaimana seni bisa menjadi sesuatu untuk memaknai hidup dan menyuarakan kondisi sosial negeri ini. Karyamusik kontemporer berjudul tehilin diciptakan oleh Steve Reich. Reich adalah salah satu tokoh besar dalam dunia musik kontemporer yang karya-karyanya banyak mempengaruhi jagat musik dunia. adapun karyanya yang fenomenal adalah The Different Rains. Dia juga dikenal dengan pagelarannya yang berjudul Music for 18 Musicians. PengertianMusik Kontemporer. Musik kontemporer adalah istilah dalam bahasa Indonesia untuk bidang kegiatan kreatif yang dalam konteks berbahasa Inggris paling sering disebut musik baru, musik kontemporer, atau, lebih tepatnya, musik seni kontemporer. Ini menjadi istilah yang paling digemari di tahun1990-an. Tetapi kesepakatan dalam penggunaan 40llZ. Penerima Gelar Tanda Kegadisan Presiden Kelas Satyalancana Kebudayaan 2016. Slamet Abdul Sjukur penggerak musik masa kini yang minimaks, menciptakan musik bermula bahan yang sederhana dan minim. Karya-karyanya diapreasiasi di beraneka ragam forum internasional. Peraih Officier de l’Ordre des Art et des Lettress, penghargaan terala dari Pemerintah Perancis kerjakan musik dan sastra ini juga memberikan dedikasinya puas kemajuan musik di Tanah Air. Melalui pengajaran di sejumlah Institut seni dan organisasi nada yang dilahirkannya, Slamet ingin merawat kepekaan nurani bangsa Indonesia melintasi seni irama. Slamet Abdul Sjukur lahir dari batih guru yang beralih profesi menjadi pedagang di kota Surabaya, Jawa Timur. Ayahnya, Abdul Sjukur, dan ibunya, Canna, melimpahi Slamet kecil dengan pemberian buruk perut. Di masa kanak-kanak, Slamet pelahap diolok-olok temannya karena kemampuan farik sreg kakinya. Kamu tidak dapat berjalan seperti umumnya hamba allah berjalan. Buyuti, neneknya Slamet yang menyukai musik, mengademkan Slamet kecil dengan membawanya pada dunia nada. Engkau besar perut mengajak Slamet menikmati permainan piano yang dimainkan tetangganya nan berkebangsaan Belanda. Buyuti kembali mengajak Slamet menikmati atraksi-pergelaran musik. Momen pertunjukan berlangsung, Buyuti mengajarkan Slamet lakukan tutup mulut. Bungkam menghayati, yang kemudian menjadi pijakan Slamet n domestik bermusik mendengarkan nada dengan sungguh-betapa agar musik boleh berbicara pada pendengar. Ketika Slamet berusia sapta musim, orangtuanya memberinya hidayah piano. Umur sembilan tahun Slamet berangkat belajar piano secara privat. Kedatangan Jepang 1944 ke Indonesia senggang membentuk Slamet dan keluarganya mengungsi, meninggalkan piano di Surabya. Masa 1949, batih ini lagi ke Surabaya. Slamet memasuki pendidikan dasar SD dan SMP di Taman Peserta di Surabaya. Di sekolah yang memerintahkan siswanya mempelajari musik gamelan itulah Slamet memperkaya harta benda bermusiknya. Di waktu itu, Slamet lagi membiasakan piano secara internal dari beberapa guru pribumi dan nan berkebangsaan Eropa. Salah satu gurunya, Josep Bordmer, yang berkebangsaan Swiss, memperkenalkan padanya musik Perancis dan Spanyol, terutama buat genre penghabisan abad ke-19 dan mulanya abad ke-20. Perkenalan itu membawa Slamet puas khazanah karya Maurice Ravel, terutama Sonatina bakal piano solo. Proses itu juga menjadi radiks yang ikut menentukan keinginan Slamet melanjutkan studi irama di Perancis, saat dia dewasa kelak. Slamet melanjutkan belajar musik Barat pada Sekolah Nada Indonesia SMID—sebelum berpalis nama menjadi Akademi Irama Indonesia AMI, dulu berubah lagi menjadi Perserikatan Seni Indonesia ISI—di Yogyakarya. Pilihan studinya tersebut kembali atas dukungan Bordmer yang pun mengajar teori irama di sekolah musik tersebut. Di masa itu tahun19 50-an, pembelajaran seni musik di SMID belum dispesifikasi. Slamet dan mahasiswa lainnya menikmati penelaahan yang menyeluruh dari teori, psikologi, sampai rakitan irama. Seterusnya, ayahnya mencatatkan Slamet pada sekolah musik di Paris. Tetapi mereka harus mengamalkan avontur ke Belanda terlebih dahulu untuk pemulihan kaki Slamet. Tahun 1960 Slamet menikah dengan Siti Soeharsini dan memiliki anak perawan, Tiring Arai Konsentrat. Pada semangat 27 tahun tahun 1962 Slamet memusat Paris untuk tinggal sepanjang 14 musim di sana. Keberangkatannya untuk menekuni irama didukung maka dari itu Alliance Francise di Surabaya. Ia mendapatkan darmasiswa dari Kedutaan Besar Perancis di Jakarta, yang kemudian dilanjutkan oleh dana siswa dari Yayasan Albert Roussel seorang komponis Perancis. Slamet belajar analisis di Conservatoire National Superieur de Musique dan belajar tata letak di Ecole Normale de Musique de Paris. Perjalanan belajarnya di Paris takhlik Slamet merasakan jiwa bermusik. Ia tumbuh menjadi komposer kredibel yang congah menciptakan bineka atak dengan bulan-bulanan yang primitif. Slamet kemudian dikenal sebagai komposer Minimaks yang menciptakan musik dengan memperalat bahan yang sederhana dan minim. Ia mencipta irama dari desir angin, gesekan daun, gemericik air, bunyi gesekan sapu di jalanan, bunyi ketiak yang ditutup dengan jejak kaki tangan, dan perbincangan manusia-orang di sekitarnya. Dari bahan sederhana itu, Slamet mengeksplorasi musik dan menghasilkan atak yang luar biasa dan unik. Slamet yang berpengalaman sebagai difabel berenergi beda sudah lama berlatih mendidik keterbatasan andai tantangan daya kreasi. Ia pernah mewujudkan campuran suara dari orang-orang yang bersuara nasal, dan komposisi musikal maka itu 200 anak pemulung sampah yang berkicau sambil bermain alat mungil dari bambu. Adapun karya-karya musiknya yang dikenal dunia, antara lain “Ketut Candu”, “String Quartet I”, “Silence”, “Point Cotre”, “Parentheses I-II-III-IV-V-VI”, “Jakarta 450 Musim”, dan “Daun Pulus”. Pecah karya-karyanya itu hanya “Daun Pulus” yang tenar di Indonesia. Inspirasi “Patera Pulus” bersumber irama berasal jaipongan. Musik ini dipesan koreografer Farida Feisol cak bagi pertunjukan balet pada Desember 1983. Ketika di Paris, Slamet menikah dengan Francoise Mazureak 1978, setelah sira bercerai dengan Siti Soeharsini 10 tahun sebelumnya 1968. Pernikahannya dengan Mazureak berputra anak lanang, Svara. Tahun 1981 Slamet mengemudiankan bercerai dan hidup tanpa pernikahan. Kegiatan Slamet lainnya di Paris, ia berintegrasi dengan Groupe de Recherches Musicales de I’ORTF kelompok peneliti nada radio dan televisi Perancis yang dipimpin penemu musik-elektroakustik Pierre Scaeffer. Di Groupe, Slamet mengeksplorasi aneka sumber bunyi lakukan disusun menjadi musikal. Mengenai bikin kebutuhan hidupnya, Slamet menjadi pemain piano lega sejumlah sekolah balet. Slamet juga ke Kapling Air karena hawa yang dihormatinya di SMID, Sumaryo sempat memimpin IKJ, dan Sukahardjana memintanya mengabdi di IKJ. Menjelang kepulangan ke Indonesia, Slamet memproduksi musik berlenggek “Angklung” yang memenangi penghargaan medali tembaga bronze medal dari Festival de Dijon, dan piringan emas golden record dari Academie Charles Cros cak bagi nada “Anklung” 1975. Musim 1978, Slamet mendapatkan pesanan musik berbunga Pemerintah Perancis. Dengan penghargaan irama berupa persen itulah dia membiayai kepulangannya ke Persil Air. Sampai di Indonesia, Slamet dititipkan pada sendiri janda, Ibu Trisno Sumarjo Sastra Amidjojo. Ia lewat di kamar tercecer nan berdekatan dengan WC. Selanjutnya engkau menikmati misal pengajar teori musik dan komposisi di IKJ. Pekerjaan Slamet terus berjalan hingga menjawat dekan di IKJ. Tetapi, sreg tahun 1987, Slamet dipecat karena pemikirannya tercalit musik belum bisa diterima oleh pemerintah di masa itu Orde Plonco, terutama terkait kewiraan Slamet menentang diseminasi. Sira menciptakan menjadikan terobosan dengan menyetip radiks teori musik dan bertumpu pada kebutuhan bernas. Kebebasan berkreativitas memang hal utama kerjakan Slamet. Kepada putrinya, Tiring, Slamet pernah berkata jika di Indonesia ada otonomi beragama dia akan memuati kolom beragama di identitas penduduk KTP dengan nada. Karena, menurutnya, musik mencanai kepekaan yang luar biasa. Waktu 2000, atas rekomendasi Dieter Mack seorang yang menekuni pengumpulan musik-musik Indonesia agar enggak punah, Slamet mengajar di STSI Surakarta kini ISI Surakarta. Ia mengajar di program pascasarjana untuk subjek penciptaan. Sira juga luang mengajar di Universitas Pendidikan Indonesia UPI Bandung. Selain mengajar, sebelum engkau memperdalam pengetahuannya adapun musik di Paris, Slamet termasuk sebagai pencetus organisasi PMS Perjumpaan Musik Surabaya lega tahun 1957. Organisasi ini diramaikan musisi taruna yang serampak melakukan nonton menyerentakkan bioskop musikal, pergelaran musik dan berdiskusi. Topiknya antara lain dirigen kondang Barenboim, Glengold, AeroSon-Arno Petesr, Beethoven dan topik enggak yang menantang para musisi mulai dewasa. Tahun 1994 beliau menggagas berdirinya Asosiasi Komponis Indonesia Lampu senter, yang bertujuan untuk mempermudah penyiaran partitur dan rekaman karya terbaru ke seluruh Indonesia. Momen aktif di Dewan Kesenian Jakarta 1979 – 1985, Slamet juga menggagas Pekan Komponis Muda yang bertujuan merawat pendidikan, daya kreasi dan kritik dalam bermusik. Tahun 1981, Slamet menyelenggarakan pertunjukan musik kontemporer selama satu wulan, berkarya sekufu dengan Kedutaan Besar Perancis di Jakarta. Program yang diselenggarakan di Bandung dan Jakarta ini membuatnya mendapatkan penghormatan Medaile Commemorative Z. Kodaly berpunca Hungaria. Slamet mencintai musik karena memanjakan bangsanya dan generasinya. Kepada Tiring anda menyampaikan harapannya bahwa, Slamet ingin anak-anak Indonesia paham rasa. “Musik itu kepekaan rasa, generasi nan karib dengan musik akan menjadi orang yang tepo seliro,” tutur Slamet. Menurut Tiring, ayahnya juga selalu menekankan untuk menjadi diri koteng, tidak kebarat-baratan dan punya jiwa nan terbelakang. Temporer kepada Marti, anak angkat nan menemani Slamet berkarya di waktu akhir hidupnya, Slamet berpesan orang yang penyayang enggak akan perongos, orang yang cinta enggak perlu memiliki, dan hindarkan rasa benci, panas hati, intern arwah dan bekerja. Adapun terkait penghargaan Cap Keperawanan Satyalancana Kultur nan diberikan Pemerintah RI, Tiring menyampaikan puji terima kasih. Kamu bahagia ayahnya nan cangap dianggap aneh, kurang dihargai kendaraan, akhirnya dimengerti maka dari itu zamannya dan mendapatkan penghargaan dari pemerintahnya. Biodata Lahir Surabaya, 30 Juni 1935 Wafat 24 Maret 2015 Pendidikan Ecole Normale de Musique de Paris bakal tata letak musik dengan Henri Dutilleux asian lincence de composition 1967, mendapat licence d’Enseignement de Piano, 1965 Conservatoire National Superieur de Musique bikin analisa dengan Oliver Messiaen dan organologi dengan Chambure Sekolah Musik Indonesia di Yogyakarta 1952 – 1956 SMP Taman Petatar 1952 SD Taman Siswa 1949 Jabatan/Pekerjaan Pediri Aliansi Komponis Indonesia Dekan di Sekolah tinggi Kesenian Jakarta Ketua Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta 1977 – 1981 Pediri Alliance Francaise di Surabaya 1960 Karya Musik “Ketut Candu” “String Quartet I” “Silence” “Point Cotre” “Parentheses I-II-III-IV-V-VI” “Jakarta 450 Tahun” “Daun Pulus” “Angklung” direkam oleh perusahaan musik Arion 1976 Sanjungan Segel Keperawanan Satyalancana Kebudayaan yang diberikan Pemerintah RI 2016 Penghargaan mulai sejak Gubernur Jawa Timur atas dedikasinya pada musik 2005 Officier de l’Ordre des Art et des Lettress, penghargaan tertinggi dari Pemerintah Prancis buat musik dan sastra 2000 Penghargaan bersumber Majalah Gatra umpama perintis irama alternatif 1996 Millenium Hall of Fame of the American Biografical Institut 1998 Penghormatan dari Institut Kodaly, Budapest, Hongaria atas usahanya menyelanggarakan persuaan nada Surabaya bertajuk “Kujadikan Rakyatku Sayang Nada” nan seia sekata dengan misi Zoltan Kodaly 1983 Medaile Commemorative Z. Kodaly dari Hungaria 1981 Penghargaan dari Yayasan Eduard Van Van Beinum Stichting dari Pemerintah Belanda atas prakarsanya membentuk “International Composers Workshop” 1975 Medalion tembaga Bronze Medal berpokok Festival de Dijon lakukan musik “Angklung” 1975 Piringan Emas Golden Record semenjak Academie Charles Cros untuk musik “Anklung” 1975 – Musik kontemporer adalah jenis musik yang berkembang seiring dengan perubahan zaman. Musik kontemporer memiliki ciri yang berbeda dari musik lainnya. Sebutkan ciri musik kontemporer! Relevan dengan zaman Ciri utama dari musik kontemporer adalah relevan dengan zaman. Hal ini karena musik kontemporer muncul dan berkembang dari waktu ke waktu. Mengutamakan inovasi Aji Agustian dalam skripsi Analisis Karya Musik Yeni Arama Berjudul Manas 2018 musik kontemporer mengutamakan unsur-unsur inovasi dan lebih lanjut dijelaskan bahwa inovasi dalam musik kontemporer berupa konsep, ide, notasi musik, warna bunyi, teknik permainan, dan juga sumber bunyi. Unsur-unsur inovasi atau keterbaruan tersebutlah yang menjadi pokok kualitas dari musik kontemporer. Baca juga Makna Musik Kontemporer Menurut Para Ahli Memiliki konsep yang bebas dan tak terbatas Musik kontemporer memiliki ciri berupa konsep dan temayang bebas dan tak terbatas bagi seniman untuk I Gede Arya Sugiarta dalam jurnal Pergulatan Ideologi dalam Penciptaan Musik Kontemporer Bali 2015 musik kontemporer menciptakan konsep, kaidah, suasana, dan eskplorasi bunyi yang baru sebagai medium ekspresi tak terbatas agar dapat mewadahi gagasannya. Seorang seniman musik kontemporer bebas mengekspresikan gagasan dan ide-idenya ke dalam musik kontemporer. Misalnya tema kebudayaan, abstrak, ilustratif, dan juga imaginatif. Penggunaan tanda sukat yang tidak lazim Menurut Naning Widayati dalam Modul Seni Budaya Konsep dan Teknik Berkreasi Musik Kontemporer 2020 musik kontemporer memiliki ciri karakteristik berupa penggunaan tanda sukat yang tidak lazim dan sering berubah-ubah. Baca juga Ciri-ciri Tari Kontemporer Tanda sukat adalah jumlah ketukan dalam satu birama musik. Musik biasanya menggunakan tanda suka 2/4, 3/4, dan 4/4. Namun, musik kontemporer menggunakan tanda sukat yang tidak lazim, misalnya 5/8, 12/4, dan 16/8. Musik kontemporer juga tidak hanya menggunakan satu birama saja, layaknya musik pada umumnya. Tetapi, musik kontemporer kerap kali menggunakan lebih dari satu birama. Gambar Celyn Connor dari Apa itu Musik Kontemporer? Musik kontemporer adalah musik yang diciptakan dengan menggunakan teknik modern dan alat-alat musik yang kini tersedia. Musik ini menggabungkan gaya-gaya tradisional dengan gaya baru untuk menciptakan suara yang bervariasi dan beragam. Musik kontemporer seringkali menggunakan teknologi dan efek digital untuk meningkatkan suara dan kualitas musik. Karya Musik Kontemporer yang Berjudul Bulan Adalah CiptaanApa itu Musik Kontemporer?Bulan Adalah CiptaanKomposisi MusikMakna LirikKesimpulan Bulan Adalah Ciptaan Salah satu karya musik kontemporer yang terkenal adalah lagu berjudul “Bulan Adalah Ciptaan”. Lagu ini diciptakan oleh penyanyi dan penulis lagu Indonesiapop, Afgan. Lagu ini pertama kali dirilis pada tahun 2018 dan telah mendapatkan banyak perhatian di seluruh dunia. Lirik lagu ini menceritakan tentang bagaimana seorang wanita yang berjuang untuk menemukan dirinya dan berusaha untuk melawan orang-orang yang menghalanginya. Komposisi Musik Komposisi musik untuk lagu ini merupakan campuran dari gaya musik pop, elektronik, dan R&B berpadu dengan unsur-unsur musik tradisional Indonesia. Suara vokal Afgan yang kuat dan enerjik, disertai dengan gitar akustik dan elektrik, biola, dan perkusi, memberikan sentuhan melodius pada lagu ini. Lagu ini juga memiliki kombinasi yang unik antara suara alat musik tradisional dan alat musik modern, yang membuatnya terdengar sangat menarik dan asyik untuk didengarkan. Makna Lirik Lirik lagu ini menggambarkan bagaimana seseorang dapat menemukan kekuatan dalam dirinya untuk melawan segala rintangan yang ada di depannya. Lagu ini mengingatkan kita bahwa kita semua memiliki potensi untuk berkembang dan berubah. Lagu ini juga mengingatkan kita bahwa cahaya bulan adalah ciptaan yang tak terbayangkan yang diciptakan untuk kita semua. Kesimpulan Karya musik kontemporer yang berjudul Bulan Adalah Ciptaan adalah salah satu lagu populer yang diciptakan oleh Afgan. Lagu ini menggabungkan gaya-gaya musik modern dan tradisional Indonesia yang membuatnya terdengar sangat menarik. Selain itu, liriknya juga menyampaikan pesan yang bermakna tentang kekuatan diri dan bagaimana kita dapat menemukan cahaya dalam dirimu sendiri. - Musisi atau musikus yang memilih genre musik kontemporer saat ini memang tidak terlalu banyak baik di Indonesia maupun luar negeri. Jenis musik ini memiliki penggemar tersendiri walau jumlahnya tidak sebanyak musik pop, rock dan genre musik lainnya. Musik kontemporer merupakan genre musik yang sumber bunyinya sangat beragam, serta musisinya menggunakan beragam teknik bermusik yang beda dari pakem musik konvensional. Karena itu musik kontemporer dikenal sebagai aliran musik yang sangat unik. Terciptanya sebuah karya musik kontemporer biasanya berasal dari ide orisinil musisinya, yang sering dilakukan spontan. Dengan mempelajari genre musik ini, seorang musisi diharapkan menjadi lebih terlatih untuk menciptakan sesuatu hal yang baru dengan cara yang baru pula namun tetap menarik. Arti Musik Kontemporer Merujuk Modul Seni Budaya SMA Kelas XII 2020, istilah kata kontemporer sendiri adalah dari dua kata yakni Cum bersamaan dan Tempus waktu yang jika diartikan secara makna artinya bersamaan atau sezaman. Aliran musik ini tergolong baru di Indonesia dan tidak terkait dengan tradisi. Sebuah genre disebut kontemporer kriterianya adalah jika ia memiliki ketidakbiasaan atau suatu bayangan “Kebebasan Sepenuhnya”.Karya musisi kontemporer sifatnya lebih ke individual karena dihasilkan dari ide murni si musisi, terkesan aneh, nakal, bahkan urakan. Musisi Musik Kontemporer di Indonesia dan Luar Negeri Berikut ini adalah musikus musik kontemporer terkenal di Indonesia dan luar negeri1. Slamet Abdul SyukurSlamet Abdul Syukur menggunakan desir angin, gesekan daun, gemericik air, bunyi gesekan sapu, bunyi ketiak, suara orang berbincang, dan hal lain dalam mengeksplorasi musiknya. Ia adalah putra Surabaya yang lahir 30 juni 1935, dan wafat pada 24 maret 2015. Keunikan karya kontemporer Slamet membawanya mendapat penghargaan dari pemerintah Perancis untuk musik dan sastra, sebab jasanya dalam konsisten memajukkan musik di Indonesia. Karyanya yang dikenal antara lain berjudul Uwek- uwek”, ”Sepur mendem”, “Tetabuhan sungut” dan masih banyak lagi. 2. Harry RoesliHarry Roesli adalah salah satu musisi kontemporer tanah air yang kerap menyuarakan kritik sosial dalam karyanya. Ia memasukkan banyak unsur pembaharuan di dalam musiknya, namun unik dan tidak terkesan sebagai hal yang aneh. Judul karya kontemporer berupa musik maupun teater yang pernah ia publikasikan adalah “Musik Rumah Sakit” 1979 dan 1980 di Jakarta, “Parenthese”, “Musik Sikat Gigi” 1982 di Jakarta, “Opera Ikan Asin”, dan “Opera Kecoa”. 3 John Milton Cage JrJohn Milton Cage Jr berasal dari Amerika dan hidup antara 5 September 1912 - 12 Agustus 1992. Ia adalah praktisi teori musik, artis, dan filsuf dalam musik kontemporer serta disebut sebagai salah satu komposer berpengaruh abad 20 oleh kritikus. Cage juga menjadi tokoh terkemuka avant-garde pasca-perang serta mengembangkan genre tarian modern dengan koreografer Merce Cunningham. 4. Djadug FeriantoDjaduk Ferianto punya kelompok musik bernama Kua Etnika dan Sinten Remen. Putra Bagong Kusudiarjo ini kerap menyatukan musik tradisional dan modern dalam karyanya, misalnya gendang dengan flute dan memasukkan ide segar, humoris, dan unik. 5. Arnold SchoenbergArnold Schoenberg merupakan guru paling berpengaruh di abad 20 dan komposer Austria – Amerika yang lahir 13 September 1874 dan meninggal 13 Juli 1951. Ciri khasnya adalah Ia membuat komposisi berdasarkan baris, atau seri, dari 12 nada-a yang disebut dengan keadaan tanpa nada. 6. I Nyoman WindaI Nyoman Winda adalah musisi kontemporer asal Bali yang memadukan simfoni bambu tradisional dengan musik vokal. Ini tidak seperti normalnya musik tradisional Bali yang banyak mempergunakan gamelan Bali yang lincah dan dinamis. Ia juga memakai genre musik jazz dalam juga Slamet Abdul Sjukur Mengubah Wajah Musik Kontemporer Indonesia Mengenal Jenis Musik Pop dan Ciri-Cirinya Standar hingga Balada Mengenal Manfaat Seni Musik Secara Umum & Sebagai Terapi Kesehatan - Pendidikan Kontributor Cicik NovitaPenulis Cicik NovitaEditor Maria Ulfa

karya musik kontemporer yang berjudul bulan adalah ciptaan